
Jasa uji laboratorium kimia biologi serta dalam kegiatan uji fisik, kimia, mekanik, kelistrikan dan analisis lainnya dari semua jenis material serta produk dalam kegiatan di bidang kesehatan.
Laboratorium biologi adalah tempat dilakukannya penelitian bidang biologi, yaitu ilmu yang mempelajari makhluk hidup serta lingkungannya. Di laboratorium ini, peneliti melakukan pengamatan juga percobaan terhadap organisme hidup, sel dan jaringan.
Uji laboratorium harus dilakukan oleh perusahaan yang memproduksi makanan, kosmetik, obat-obatan, dll. Tujuan dari pengujian tersebut tentu saja untuk menyelaraskan standar minimal dengan hasil produksi. Serta kemungkinan mendapatkan sertifikat ISO.
Jenis Tes Jasa Uji Laboratorium Kimia Biologi
Uji biokimia sering digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan enzim atau jalur metabolisme dalam suatu mikroorganisme yang bisa membantu membedakan dengan organisme lain.
- Tes Katalase
Uji katalase merupakan pengujian untuk mendeteksi keberadaan enzim katalase dengan cara menguraikan hidrogen peroksida menjadi oksigen dan air.
Sejumlah kecil bakteri ditambahkan ke setetes hidrogen peroksida (3%) pada kaca objek. Uji katalase ialah sebuah tes sederhana digunakan oleh ahli mikrobiologi.

Hal ini guna mengidentifikasi spesies bakteri serta mengetahui kemampuan beberapa mikroba dalam memecah hidrogen peroksida melalui produksi enzim katalase.
Perlu Anda ketahui dari jasa uji laboratorium kimia biologi Jika gelembung oksigen terlihat, berarti bakteri tersebut memiliki enzim katalase yang mengkatalisis penguraian hidrogen peroksida menjadi oksigen dan air.
- Tes Oksidase
Tes ini mengidentifikasi mikroorganisme yang mengandung enzim sitokrom oksidase (penting dalam rantai transpor elektron). Hal ini biasa digunakan untuk membedakan famili Enterobacteriaceae dan Pseudomonadaceae.
Sitokrom oksidase mentransfer elektron dari rantai transpor elektron ke oksigen (akseptor elektron terakhir) mereduksinya menjadi air. Tes oksidase menyediakan akseptor elektron buatan dan molekul donor.
Ketika donor elektron dioksidasi oleh aksi sitokrom oksidase, medium berubah menjadi ungu tua dan dianggap sebagai hasil positif. Mikroorganisme Pseudomonas aeruginosa adalah contoh bakteri positif oksidase.
- Uji Asin Mannitol Agar (MSA)
Jenis jasa uji laboratorium kimia biologi ini bersifat selektif dan diferensial. MSA akan memilih organisme yang dapat hidup di lingkungan dengan konsentrasi garam tinggi.
Seperti spesies Staphylococcus, dibandingkan dengan spesies Streptococcus, yang pertumbuhannya terhambat dalam kondisi tersebut.
Komponen pembeda dalam pengujian ini adalah gula manitol. Organisme yang dapat menggunakan manitol sebagai sumber makanan menghasilkan produk samping fermentasi bersifat asam sehingga menurunkan pH medium.
Keasaman medium menyebabkan indikator pH Phenol Red berubah menjadi kuning. Contoh spesies bakteri dapat dibedakan dengan metode ini adalah: Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis (negatif karena mannitol tidak memfermentasi).
- Tes Koagulase
Koagulase adalah enzim yang membantu pembekuan plasma darah. Jasa uji laboratorium kimia biologi ini analis lakukan pada bakteri gram positif dan katalase positif.
Bertujuan untuk mengidentifikasi Staphylococcus aureus (koagulase positif). Faktanya, koagulase merupakan faktor virulensi bakteri jenis ini.
Tes tersebut sangat berguna jika Anda ingin membedakan Staphylococcus aureus dari spesies Staphylococcus lain bersifat koagulase negatif. Tes ini memungkinkan dokter mengetahui risiko pendarahan berlebihan atau pembentukan bekuan darah di pembuluh darah.
Koagulasi sendiri dapat mencegah pendarahan berlebihan akibat luka. Namun dari jasa uji laboratorium kimia biologi darah yang mengalir di pembuluh darah tidak boleh menggumpal.
Gumpalan darah diakibatkannya bisa mencapai paru-paru, jantung, bahkan otak. Akibat yang ditimbulkan sangat fatal, mulai dari stroke, serangan jantung, bahkan kematian
- Tes Urease
Tes ini mengidentifikasi bakteri yang dapat menghidrolisis urea menggunakan enzim urease. Biasanya untuk membedakan jenis kelamin Proteus dan bakteri usus lainnya.
Hidrolisis urea antara lain menghasilkan amonia. Basa lemah ini meningkatkan pH medium menjadi lebih dari 8,4 dan indikator pH (fenol merah) berubah dari kuning menjadi merah muda.
Contoh jasa uji laboratorium kimia biologi pada bakteri positif urease adalah Proteus mirabilis. Tes ini terutama digunakan untuk mendiagnosis infeksi yang disebabkan oleh Helicobacter pylori atau H. pylori.
Oleh karena itu bertanggung jawab atas berbagai masalah seperti maag, esofagitis, duodenitis, tukak lambung, dan kanker lambung. Jadi, jika curiga adanya infeksi H. pylori, ahli gastroenterologi dapat melakukan tes laboratorium urease selama endoskopi.
Jika ini masalahnya, pengobatan dimulai dengan cepat dengan tujuan mencegah perkembangan penyakit dan menghilangkan gejala orang tersebut melalui jasa uji laboratorium kimia biologi.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai uji lab, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://ujilab.id/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281212333590 (Maria) untuk terhubung langsung dengan tim kami.