
Biaya uji lab kain sebenarnya tidak beda jauh dengan harga uji laboratorium lainnya. Namun tentunya harga tersebut bisa mengalami kenaikan atau penurunan. Hampir semua produk kain harus disertifikasi sebagai produk layak jual. Uji laboratorium identifikasi kain merupakan bagian penting dari proses sertifikasi. Sehingga produk kain bisa memperoleh label dengan benar dan mendapatkan izin edar di pasar.
Bukan hanya itu saja, karena kain menjadi salah satu bagian terpenting bagi kehidupan manusia yakni untuk menutupi anggota tubuh dan digunakan sebagai kebutuhan lainnya. Maka produk kain harus benar-benar berkualitas serta tidak mengecewakan masyarakat.
Sepertinya sudah bukan rahasia lagi jika sekarang ini banyak pihak tidak bertanggung jawab mengelola kain dan menjual di pasaran tanpa melewati uji lab. Ujung-ujungnya kain tersebut tidak memiliki nilai kualitas baik bahkan ada yang mengandung bahan yang membahayakan.
Kisaran Biaya Uji Lab Kain di Indonesia Perlu Anda Ketahui
Biaya uji lab kain ini menyesuaikan kain yang ingin diuji. Uji lab pada kain, layaknya menguji laboratorium terhadap produk pangan. Kedua produk tersebut harus teruji secara klinis di laboratorium. Memang bagi sebagian orang, tidak begitu mementingkan pengujian lab. Apalagi jika hal itu menyangkut mengenai kain, hanya terdengar sepele. Padahal sebenarnya kain tetap harus lolos uji lab supaya tahu zat dalam kain tersebut baik atau tidak.

Sebab jika kandungan dalam kain mengandung bahan kimia berbahaya, maka akan membuat kulit sensitif dan tidak sehat. Begitu juga sebaliknya, apabila kain mengandung bahan kimia bagus, maka pengguna akan tetap aman dan nyaman memakainya. Sebelum membahas biaya uji lab kain, ada beberapa manfaat tes lab kain yang perlu Anda tahu:
- 1. Hindari Cacat dan Kotoran
Kain terutama tekstil harus memenuhi standar kesehatan dan keselamatan global ketat yang membatasi keberadaan zat beracun. Tes laboratorium identifikasi kain memastikan bahwa kain tidak mengandung zat-zat tersebut dalam jumlah banyak.
Untuk produk yang harus diidentifikasi antara lain kain benang untuk pakaian, selimut, handuk, tas kerja, dompet, tali jam tangan, dan masih banyak lagi.
- 2. Mengetahui Kain Palsu atau Asli
Uji laboratorium pada kain bertujuan untuk mengetahui bahwa kain yang digunakan produk pakaian atau produk lainnya tersebut, palsu atau justru asli. Uji laboratorium mampu membedakan serat alami seperti wol, sutra, dan kapas serta sintetis seperti nilon dan polyester.
- 3. Memetahu Standar Keamanan
Kain harus memenuhi standar kesehatan dan keselamatan global yang detail untuk membatasi keberadaan zat tidak baik. Tes lab memastikan bahwa kain tidak mengandung zat beracun.
Sebab mengandung zat beracun akan membuat dampak besar bagi masyarakat. Dampak tersebut pasti membuat perusahaan produksi rugi besar dan begitu juga kalangan masyarakat bahkan kesehatan kulit.
- Harga Uji Laboratorium Pada Kain
Pembahasan selanjutnya soal biaya uji lab kain. Uji kain mempunyai banyak jenis dan pastinya setiap jenis mempunyai fungsi serta harga tarif tersendiri. Berikut beberapa uji kain beserta harganya:
- Lebar kain (cm) atau (inch): Rp45.000 dengan metode Uji SNI ISO 22198:2010
- Tebal kain (mm): Rp50.000 dengan metode Uji SNI 08-0274-1999 (IKU 29)
- Berat kain (gr/M2): Rp60.000 dengan metode Uji SNI ISO 3801:2010
- Kekuatan tarik kain/2.5 cm (Kg)(N): Rp100.000 dengan metode Uji SNI ISO 0276-2009 butir 5.3.2-5.3.3
- Komposisi serat (%): Rp350.000 dengan metode Uji SNI ISO 08-0265-1989 (IKU 38) SNI 0264:2015
Harga kisaran biaya uji lab kain di atas adalah tarif paling umum yang ada di tengah masyarakat. Ini bisa menjadi gambaran Anda jika ingin menguji produk. Namun, perlu Anda ingat bahwa tarif ini bisa berubah kapan saja dan bergantung pada jenis kain serta metode yang digunakan.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai Biaya Uji Lab Kain, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://ujilab.id/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281212333590 (Maria) untuk terhubung langsung dengan tim kami.