
Uji lab beton sendiri merupakan materi perkuliahan bagi Anda yang merupakan seorang mahasiswa jurusan teknik sipil, sehingga ketika mendengar kata tersebut mungkin sudah merasa tidak asing. Namun bagi beberapa orang awam mungkin tidak mengetahui maksud dan tujuan adanya pengujian beton secara laboratoris tersebut. Beton sendiri merupakan sebuah material yang sering diaplikasikan pada beberapa proyek bangunan.
Mulai dari proyek untuk mendirikan gedung hingga jalanan pada saat ini sudah mulai memanfaatkan material tersebut. Salah satu alasannya karena memiliki efektivitas yang tinggi, namun biayanya terbilang cukup murah. Terlebih jika menggunakan material tersebut sebagai bahan baku pembuatan jalan mampu menghemat beberapa pengeluaran biaya jangka panjang, jika dibanding menggunakan aspal sebagai bahan dasar. Terlebih jika jalan tersebut sering dilalui oleh beberapa kendaraan dengan muatan sangat berat, yang sering merusak aspal.
Berbagai Metode Uji Lab Beton
Sebagai salah satu material bangunan, beton memiliki fungsi cukup vital baik penggunaan dalam proyek pembuatan bangunan hingga jalanan. Oleh sebab itu demi menjaga kualitas proyek tersebut, Anda perlu melakukan beberapa pengujian secara laboratorium terlebih dahulu sehingga dapat mengetahui bagaimana kualitas betonnya.
Tidak semua material tersebut memiliki kualitas baik untuk digunakan dalam sebuah proyek pembuatan bangunan, salah satu alasannya karena bahan komposisi seperti pasir, semen, dan krikil juga perlu memiliki kualitas baik.
Oleh sebab itu dilakukanlah uji lab beton sehingga pengguna bisa mengetahui bagaimana kualitas dari material tersebut. Dengan melakukan beberapa uji tersebut Anda dapat mengetahui bagaimana kekerasannya. Karena tingkat kekerasan dapat mempengaruhi pada daya tahan material tersebut. Untuk mengujinya sendiri Anda bisa menggunakan berbagai metode berikut, sehingga bisa mulai mengetahui bagaimana kualitas material ini sebelum menggunakannya.
- Compression Test
Uji lab beton pertama merupakan compression test, dalam tes atua pengujian ini bertujuan supaya Anda dapat mengetahui bagaimana tingkat kekuatan tekanannya. Hal ini sangat penting jika akan memanfaatkan material tersebut sebagai bahan dasar dalam pembuatan jalanan, terlebih jika sering digunakan oleh kendaraan besar. Untuk melakukan compression test perlu melakukan pencetakan sampel terlebih dahulu.
Di mana untuk mencetaknya hanya perlu mempersiakan silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Selanjutnya harus diikuti dengan memasukkan adukan adonan beton menjadi tiga lapisan lalu didinginkan.
Setelah sampel tersebut berhasil didinginkan dan dibiarkan selama 24 jam, Anda hanya perlu merendamnya dengan air dalam waktu tertentu. Selanjutnya tinggal melakukan uji lab beton dengan menggunakan mesin compressor pada laboratorium, selanjutnya tinggal mencatat bagaimana hasil tekanan pada sampel tersebut.
- Slump Test
Berbeda dengan compression test yang bertujuan untuk menguji tingkat kekerasan dari suatu material, dengan menggunakan slump test akan membuat Anda supaya bisa mengetahui bagaimana kadar air suatu material. Karena kadar air sangat berkaitan erat dengan mutu dan kualitas material bahan bangunan itu. Untuk melakukan uji lab beton ini harus mempersiapkan penyokong dengan ukuran diameter 20 cm, tinggi 30 cmm serta kerucut Abraham.
Selanjutnya masukkan adonan material ke kerucut Abraham dan tekan kepada bagian penyokong selama proses pengisian berlangsung. Setelah selesai mengisi tunggulah selama beberapa waktu dan buka kerucut Abraham. Lalu mulai hitunglah berapa penurunan pada puncak kerucutnya. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kekentalan atau tingkat kadar air material jika tidak memenuhi standar, maka adonan tidak boleh digunakan dalam bangunan.
Berbagai pengujian laboratorium dapat digunakan sehingga Anda dapat mengetahui bagaimana tingkat kualitas sebuah beton, hal ini berkaitan erat dengan daya tahan suatu bangunan atau jalanan sehingga wajib melakukan uji lab beton terlebih dahulu.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai Uji Laboratorium, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.