uji laboratorium

Uji lab makanan berfungsi untuk memastikan keamanan, kualitas, serta kepatuhan terhadap ketetapan standar. Termasuk mengidentifikasi ada atau tidaknya mikroba pathogen seperti bakteri, virus, dan parasit. Manusia membutuhkan nutrisi untuk menjaga kesehatan serta keseimbangan ungsi tubuh. Dalam hal ini makanan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi esensial seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. 

Makanan sehat tentunya mengandung berbagai kebutuhan nutrisi bagi tubuh manusia. Banyaknya varian makanan masa kini tidak terlepas dari rangkaian pengujian analisis nutrisinya. Karenanya, simak pembahasan mengenai analisis produk makanan berikut.

uji lab makanan

4 Rangkaian Uji Lab Makanan

Ada beberapa rangkaian pengujian pada makanan yang harus dilakukan supaya dapat mendeteksi berbagai zat tidak penting bagi tubuh. Pengujian dilakukan berdasarkan parameter ketetapan dari Kemenkes sebagai acuan standar.

  1. Uji Analisis Kimia

Pengujian kimia dilakukan agar mengetahui berbagai kandungan pada makanan, terutama kandungan nutrisi. Umumnya ada uji kadar air, Ph, kadar lemak, kadar garam, kadar karbohidrat dan kadar protein. 

  1. Uji Analisis Fisik

Dalam analisis fisik dibutuhkan untuk memahami tekstur, warna, komposisi, dan lainnya. Setidaknya ada 9 standar yang harus dipenuhi dalam uji lab makanan analisis fisik, berikut:

  • Wujud bahan pangan. Kaitannya dengan visualisasi makanan dan minuman (padat atau cair).
  • Tekstur. Biasanya menggunakan alat atau melalui pengujian indra.
  • Warna. Dilakukan menggunakan kolorimeter atau spektrofotometer supaya mengetahui warna, perubahan warna akibat pengolahan, dan konsistensi bahan pewarnanya.
  • Bobot Jenis. Merupakan perbandingan antara massa dan volumenya.
  • Kekentalan. Pengujian dilakukan dengan Brookfield viscometer agar mengetahui kualitas bahan.
  • Indeks bias. Digunakan agar mengetahui komposisi larutan.
  • Kandungan Lemak.
  • Bahan Tidak Berlemak.
  • Padatan.
  1. Uji Analisis Organoleptik

Dalam uji lab makanan organoleptik, ada pencicip perorangan yang akan mengetahui kualitas produk, ukuran, warna, bau, rasa, dan tekstur. Metode yang digunakan terdiri dari pengujian penerimaan, pembeda, skala, dan deskripsi.

  1. Uji Analisis Mikrobial

Pengujian ini berfungsi mendeteksi bakteri dan mikroorganisme merugikan dalam produk. Ada batasan ketetapan regulasi yang wajib dipatuhi bila ingin memastikan jumlah mikroorganismenya. Umumnya pengujian angka mikroorganisme E.coli, Salmonella, dan lainnya.

4 Alasan Pentingnya Melakukan Uji Lab Makanan

Banyaknya makanan yang beredar di masyarakat tidak menjamin seluruhnya memiliki kandungan nutrisi baik bagi tubuh. Oleh karena itu, laboratorium memiliki protokol khusus dalam pemenuhan standar pengujian agar nutrisi diserap tubuh.

  1. Keamanan Konsumen

Dengan melakukan pengujian, laboratorium dapat membantu memastikan tidak adanya kontaminasi dari mikroba pathogen dan kontaminasi kimia. Sehingga konsumen bisa mengonsumsi secara aman tanpa khawatir penyakit.

  1. Keamanan Pangan

Keamanan pangan wajib dipastikan secara keseluruhan termasuk mengidentifikasi bahan penyebab alergen, melacak residu obat/hormon, memeriksa keberadaan mikroba pathogen pada bahan baku. Tujuan utamanya uji lab makanan supaya konsumen tidak mengonsumsi zat berbahaya.

  1. Meningkatkan Kualitas Produk

Adanya pengujian nutrisi dapat membantu peningkatan kualitas produk. Standar ini dibutuhkan agar memberikan pengalaman sensorik yang baik kepada konsumen melalui identifikasi aditif pengukuran keasaman dan analisis organoleptic.

  1. Melakukan Inovasi Produk

Uji lab ini dapat mendukung inovasi dengan menguji karakteristik fisik, sensorik, dan nutrisinya. Sehingga produsen akan sangat terbantu dalam segi pengembangan untuk meningkatkan produk sesuai kebutuhan konsumen.

Melakukan pengujian laboratorium dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, karena hasilnya akan tampil pada bagian kemasan. Dengan menggunakan uji lab makanan, reputasi merek milik produsen akan terjaga.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai Uji Laboratorium, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.